Oleh: Guntur Mahesa Purwanto
Sahabat Coretanku, semua orang pasti memiliki impian untuk menjadi
orang sukses. Betapa bangga dan bahagianya keluarga serta orang-orang dekat
yang kita cintai jika suatu saat kita menjadi orang yang sukses atau dapat
mencapai segala angan yang pernah kita tuliskan pada selembar kertas kosong saat
itu. Tapi, tidak sedikit ada orang yang memiliki impian dan dituliskannya
impian itu di kertas atau buku harian, namun semuanya tidak dapat terwujudkan
dengan baik atau dalam arti lain coretan Big Dreamsnya tersebut bak sebuah
coretan tak berguna di masa depan bahkan mustahil untuk dilakukan.
Mungkin sebagian orang berkata ketika kita tidak bisa mencapai
impian kita itu merupakan sebuah hukum alam. Itu sebuah takdir yang tidak dapat
kita ubah dan musti kita terima apa adanya. Namun, benarkah demikian? Apakah
salah ketika kita memiliki impian? Jika tidak salah, mengapa kita tidak dapat
merealisasikannya? Jangan-jangan kesalahan itu memang benar adanya, tapi di
manakah letaknya? Bukankah bagus ketika kita atau adik kita memiliki impian
menjadi orang sukses? Terkenal? Kaya raya? Dapat membahagiakan orang tua? Tapi
apa sih hal sebenarnya yang membuat kita tidak dapat mencapainya?
Seorang Dedy Corbuzier atau yang biasa orang Indonesia kenali beliau
sebagai seorang Mentalist, pernah memberikan tips dalam akun Youtubenya tentang
bagaimana caranya agar kita dapat terkategorikan sebagai seorang yang sukses. Menurutnya,
sukses merupakan sebuah formula yang jelas, bukan sesuatu yang datangnya
kebetulan.
Berikut ini adalah 5 sifat orang sukses menurut Dedy Corbuzier yang
perlu kita simak bersama-sama.
Berpikir Besar
Apabila kita seorang pelajar alias ketika kita masih duduk dibangku
SMP atau SMA, kita jangan hanya berpikir kecil seperti ingin mendapatkan nilai
ulangan esok hari bagus saja. Memang itu juga bagus, tapi dapatkah nilai
ulangan kita nanti dapat mengubah kondisi hidup dan keluarga kita di depan?
Yang ada hal tersebut hanya dapat mengantarkan kita kepada kelulusan saja.
Apabila lulus nanti dan kita tidak bisa melanjutkan kuliah atau
mengharuskan kita mencari lembaran rupiah (bekerja), apa yang kita banggakan
dengan nilai tersebut? Apakah melamar pekerjaan selamanya diukur dengan sebuah
nilai? Ya, memang ada. Tapi kebanyakan itu hanyalah formalitas. Percuma
mendapatkan nilai besar namun ketika saat sekolah hal itu didapatkan dengan cara
curang seperti mencontek, googling, bermalas-malasan, dan hal-hal tak
terpuji lainnya.
Percuma juga memiliki nilai bagus dan selalu mendapatkan peringkat
di kelas tapi ketika lulus nanti kita tidak memiliki keterampilan terhadap suatu
hal. Karena hidup bukan tentang nilai ulangan bagus. Kehebatan bukan diukur
dari seringnya kita jadi juara kelas, tapi pikirkanlah ketika besar nanti kita
mau jadi apa dan bagaimana mencapai hal tersebut! Ini poin pentingnya.
Percuma jika mendapatkan nilai ulangan bagus akan tetapi jika
ditanya ketika besar nanti mau jadi apa
dan ketika diminta jawaban kamu malah bingung menjawabnya. Katanya selalu bagus
nilai ulangannya, kok masih ragu menjawab hal tersebut? Katanya selalu juara
kelas, kok kamu masih bingung menjawab hal tersebut?
Jangan berpikir “mungkin” seperti, “mungkin nanti setelah tamat SMA
atau Sarjana saya akan kerja di kantor”, “mungkin nanti saya akan jadi guru”, apalagi
ketika kamu malah menjawab, “mungkin lihat saja nanti saya bakal kerja di mana
dan jadi apa”. Wah tambah parah. Emangnya dunia ini milik loe? Plis deh...
Nilai ulangan yang bagus bukanlah penentu kesuksesan di masa depan,
begitu pun peringkat kelas. Sekali lagi, mungkin benar jika untuk mengejar kelulusan,
tapi pikirkan juga hal besar agar dapat menata diri kita sedini mungkin dan
ketika besar nanti kita tidak bingung lagi serta kehilangan arah nantinya.
Apalagi ketika ditanya, “Cung, Gue udah sukses nih, Gue jadi Manajer perusahaan.
Btw, loe kerja apa?”. Apalagi kalau ditanya pertanyaan cadas seperti, “Kapan
nikah?”, lah... Kerja aja belum loe! Tepar dah loe! Jantungan-jantungan
terserah.
Berpikir Fokus
Artinya, fokus pada satu hal. Kita dituntut untuk mengerjakan
sesuatu dengan benar serta mengerahkan segala kekuatan kita untuk membereskan
hal tersebut. Jangan memasukkan pikiran-pikiran lain yang membuat kita tidak
fokus ketika sedang mengerjakan proyek masa depan. Coba deh ente googling,
guys. Katanya sih kalau kita ingin paham suatu bacaan pada sebuah buku, loe
harus duduk rileks serileks mungkin di tengah suasana yang sunyi, sepi, intinya
sih tenang. Jangan biarkan TV, HP, Musik, mengganggu konsentrasimu, karena yang
loe butuhkan adalah memahami isi bacaan. Bukan menghafalnya!
Berpikir Realita
Mimpi besar harus disesuaikan dengan realita. Ini poin penting
guys. Contoh, kita ingin menjadi seorang Public Speaker tapi disisi lain kita
hanya bisa menulis. Coba gimana? Sedangkan orang tua loe serta pacar loe
maksa-maksa loe untuk menjadi Public Speaker atau Motivator gitu. Loe bisa apa?
Nah, gunakanlah akal mu bro, ciptakanlah peluang yang bisa kita lakukan dan
cari celah ketika kita tidak bisa melakukan suatu hal. Kan yang namanya jalan
itu enggak cuma satu, kita bisa melewatinya atau mencapai suatu tujuan dengan berjalan
kaki, mengendarai motor, mengendarai mobil, naik kapal laut, ataupun naik
pesawat terbang. Lah apa hubungannya? Ya jelas ada hubungannya lah! Loe bisa
pilih cara apa saja yang loe lakukan untuk mencapainya (yang penting halal aje
sih). Jelas beda kalau misalnya kita ke Surabaya naik motor yang bisa
selap-selip dibanding mobil walau mobil kelihatannya keren bin apik. Tapi,
gimana kalau jalanan macet? Kan menghambat namanya, iya kan?
Iklan dulu, guys. Bagi loe yang nyari kerudung Wolfis, Serut, daleman
kerudung alias ciput, gamis syar’i, manset, handsock, ah pokoknya yang begituan
lah. Buat dewasa atau juga anak-anak, Silahkan kepoin FB Ukhti Thina Az Zahra. Katanya langsung aja inbox atau lihat di galeri buat
kepoin produk-produknya. Pengiriman dari Cirebon guys, Ciwaringin. Dapatkan
diskon serta promo-promo yang ada.
Lanjut lagi
guys.
Kemudian, jangan
memaksakan diri untuk melakukan atau membereskan suatu hal yang bukan keahlian
kita alias bukan bidangnya. Tapi kembangkan dan tajamkanlah sesuatu yang kita
bisa agar sampai pada level yang maksimal. Ibarat latihan, ketika kita
melakukan hal yang sama secara berulang kali kita akan semakin lancar dan dapat
melakukannya dengan spontan alias diluar kepala. Bahkan, jika kita sudah lancar
atau khatam beberapa kali, kita tinggal naik ke level berikutnya. Ibarat
latihan Karate yang semakin kita menguasai jurus, kita dapat naik sabuk atau
tingkat.
Berpikir Untuk Beradaptasi
Artinya, tidak mati disebuah situasi dan kondisi. Contoh, seorang
Dedy Corbuzier yang mulanya seorang Mentalist, namun walau sekarang tidak
dikenal lagi sebagai Mentalist, dirinya bisa beradaptasi sebagai seorang
Presenter juga Youtuber sehingga ia tetap dikenal dan masyarakat masih sering
melihatnya atau tidak kehilangannya.
Beda dengan artis musiman. Awalnya saja terkenal tapi perlahan ia
menghilang tanpa kabar. Kek koran, awalanya dicari-cari orang, dibeli mahal,
dianggap penting, giliran udah lama, dibuang bahkan dijadikan bungkus gorengan,
hehe. Hal itu dikarenakan si artis tersebut tidak bisa beradaptasi sedangkan
dunia terus berputar. Nah, berputarnya dunia itulah yang mengharuskan kita
tumbuh dan berkembang, guys.
Berpikir Mencari Saingan
Seorang yang dikategorikan sukses akan merasa sangat senang ketika
ada saingan terhadap dirinya. Dia bukan malah membenci, memusnahkan, atau karena
ada saingan membuat dirinya stress. Tapi dirinya dapat menjadikan saingan itu
untuk meningkatkan kualitas diri agar kedepannya bisa menjadi lebih baik lagi
dan energik. Ibarat Alfamart dan Indomaret, selain dagangnya saling berisisian
tapi tetep akrab aje tu guys.
Apabila acara olahraga tidak ada saingan, maka tidak ada yang
namanya Atlet. Apabila seorang pengusaha tidak ada saingan, maka tidak ada yang
namanya produk nomor satu. Begitu analoginya. Tahu analogi, guys? Artinya
peng-ibaratan.
Terimakasih atas perhatiannya. Jangan lupa saran dan kritik serta
sharenya ya.
1 comments :
Click here for commentsNo more live link in this comments field
ConversionConversion EmoticonEmoticon