Apa Yang Mereka Takutkan Dari Khilafah ?


_______
Oleh: Irkham Fahmi al-Anjatani
Di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, ada sebuah kampung yang bernama Kampung Naga. Hingga saat ini masyarakat kampung tersebut tidak mau menerima aliran listrik. Mereka mempunyai ketakutan yang tidak lazim terhadap listrik. Semua hal yang berbau-bau listrik, seperti PLN, kabel dan sejenisnya, mereka sangat anti dengannya.

Parahnya lagi, dengan kondisi pola pikir masyarakat Kampung Naga yang seperti itu terhadap listrik, ternyata banyak propaganda yang dilakukan oleh beberapa orang di sana mengenai ancaman yang bakal terjadi manakala kampung mereka teraliri arus listrik. Masyarakat ditakut-takuti, bahwa apabila jaringan listrik masuk ke kampung mereka bakal banyak terjadi kebakaran, orang kesetrum dan lain sebagainya.

Beberapa petugas dari Kecamatan sudah berulangkali mengedukasi masyarakat Kampung Naga, agar mereka tidak lagi khawatir dengan listrik, sehingga kampung mereka segera teraliri jaringan listrik. Dijelaskan kepada mereka, bahwa jika ada listrik, maka kampung mereka akan lebih terang di malam hari, anak-anak'pun lebih mudah untuk belajar dan berbagai aktifitas lainnya.

Sayangnya, kepercayaan masyarakat terhadap propaganda akan bahayanya listrik jauh lebih besar daripada dengan penjelasan petugas Kecamatan. Akhirnya, bertahun-tahun, bahkan hingga saat ini masyarakat Kampung Naga tetap hidup dalam kegelapan dan tanpa aliran listrik sebagai penerangan.

Melihat fenomena semacam itu, saya memandang ada kemiripan antara masyarakat Kampung Naga dengan orang-orang yang anti Khilafah. Keduanya mempunyai ketakutan yang sama, yang dibangun oleh delusi, khayalan yang tidak berdasar.

Sebagian dari masyarakat kita ada yang sangat anti dengan Khilafah, padahal dia sendiri tidak tau apa itu Khilafah. Pengetahuannya akan hal itu hanya didapatkan dari orang-orang yang memang sudah antipati dengan Khilafah. Sehingga yang tergambarkan hanyalah pertumpahan darah, peperangan, disintegrasi wilayah dan lain sebagainya.

Semua itu adalah delusi, ketakutan yang berlebihan, yang ditanamkan oleh orang-orang yang anti Khilafah seperti halnya negara-negara penjajah. Lihat saja di Indonesia, mereka yang anti Khilafah adalah mereka yang paling dicintai oleh China, Yahudi dan Amerika. Mereka mendapat banyak kucuran dana darinya.

Khilafah sangat dikhawatirkan akan kemunculannya, karena itu akan mengancam hegemoni politik dan ekonomi mereka di Indonesia. China, Yahudi dan Amerika akan tergulung dari Indonesia, bahkan dunia, andaikata Khilafah sudah menjadi pandangan politik kita semua.

Sudah berulangkali kami jelaskan akan hal itu. Bahwa Khilafah akan menyelesaikan semua permasalahan yang mendera bangsa Indonesia, tetapi tetap saja mereka menolaknya. Bahwa Khilafah akan mengayomi semua pemeluk agama, bukan hanya Islam, tetapi tetap saja mereka menentangnya.

Entahlah, yang jelas pola pikir mereka sama seperti pola pikir orang-orang yang anti listrik. Mereka anti listrik hanya karena pernah melihat kebakaran yang melanda. Mereka menyangka bahwa itu adalah sumber kegelapan dunia, padahal sebaliknya, itu adalah sumber dari kecemerlangan peradaban dunia.

Boleh saja, dengan sikapnya itu mereka merasa sedang mengikuti ulama, tetapi lihatlah, ternyata sikapnya itu pula yang menjadikan China, Yahudi, Amerika dan partai paling korup di Indonesia begitu sayang kepada mereka, hingga mereka banyak mendapat kucuran bantuan darinya.

Orang-orang yang nenentang Khilafah tidak sadar, bahwa sebenarnya mereka sendiri sedang ditunggangi. Semoga mereka segera sadar.

Allaahummahdi qowmii fainnahum laa ya'lamuun
#KhilafahAjaranIslam
#ReturnTheKhilafah
Cirebon, 5 September 2018


ConversionConversion EmoticonEmoticon

:)
:(
hihi
:-)
:D
=D
:-d
;(
;-(
@-)
:P
:o
-_-
(o)
[-(
:-?
(p)
:-s
(m)
8-)
:-t
:-b
b-(
:-#
=p~
$-)
(y)
(f)
x-)
(k)
(h)
(c)
cheer
(li)
(pl)