_______
Oleh: Irkham Fahmi al-Anjatani
Mulai lagi bom meledak di gereja,
terakhir di sebuah gereja di Surabaya. Sebagai seorang muslim saya mengutuk
keras tindakan-tindakan ekstrim semacam itu, karena tidak menguntungkan
siapapun, termasuk bagi Islam sendiri. Yang ada justru duka dan trauma mendalam
bagi para korban jiwa. Mereka bahkan akhirnya geram dan alergi terhadap
gerakan-gerakan Islam yang memang akhir-akhir ini selalu menjadi sorotan.
Saya duga kuat ini adalah operasi
intelejen yang anti Islam, mereka coba melemahkan gerakan-gerakan Islam di
Indonesia. Kalian tau waktu aksi 115 di acara Peduli Palestina di Monas
kemarin?, ya.. ada orang yang mencaci maki polisi padahal dia sendiri ketika
diamankan oleh para peserta aksi ternyata juga aparat. Dia melakukan itu agar
memancing jama'ah yang lain agar ikut mencaci maki polisi. Setelah itu
hilanglah ia entah kemana.
Pada aksi 411 dan 212 tahun lalu
juga sama, ada orang yang berpakaian menyerupai peserta aksi (seragam fpi) dan
kemudian memprovokasi yang lainnya untuk menyerang polisi, untung saja mereka
tidak terprovokasi. Ketika provokator itu ditangkap oleh peserta aksi dan
dilihat identitasnya ternyata dia bukan orang Islam. Inilah yang saya maksud
dengan "operasi intelejen"!
Mereka bisa menjadi kita tetapi
mereka hendak menghancurkan kita. Sebagian dari mereka ada yang tidak sudi
dengan kekuatan yang dibangun umat Islam, dan mereka hendak menghancurkannya
dari dalam. Jika kita tidak menggunakan analisa intelejen yang baik niscaya
kita akan mudah termakan olehnya.
Untuk semua aktifis Islam,
Waspadalah! ketika ada orang di antara kalian yang mengajak pada
tindakan-tindakan anarkis, apapun alasannya, jangan ikuti dia!. Sudah
dipastikan dia adalah pasukan senyap yang sedang bekerja untuk mencitra
burukkan gerakan-gerakan kita.
Waspadai mereka! agar tidak ada
lagi tindakan-tindakan ekstrim yang terjadi dengan mengatasnamakan agama, yang
justru hanya akan merusak citra Islam itu sendiri, karena itulah yang memang
mereka harapkan. Mereka coba memancing kita, setelah dapat, mereka pun sudah
siap dengan penggorengannya.
Jadilah aktifis-aktifis Islam
yang cerdas dan mustanir, jangan menjadi aktifis-aktifis Islam yang hanya
bermodalkan semangat belaka, karena itu hanya akan membinasakan kita.
Stop Terorisme!
Stop Ekstrimisme!
Cirebon, 13 Mei 2018
ConversionConversion EmoticonEmoticon